Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengalaman Diteror Home Credit karena Mengganti No HP Bekas Pakai

Kali ini, izinkan saya berbagi cerita horor mengenai pengalaman diteror Home Credit karena mengganti nomor handphone (HP) simpati yang saya gunakan, yang ternyata bekas dipakai sama orang.

Cerita ini bermula di awal tahun 2022, saya lupa tepatnya bulan berapa, saya mengganti nomor telepon saya dari kartu Simpati (0821) ke kartu Simpati terbaru (0813). Sebulan pemakaian tidak ada masalah, sampai akhirnya saya diteror berulangkali oleh pihak Home Credit. Mungkin ada 50 panggilan dengan nomor yang berbeda dalam 2 hari itu. Semua nomor itu terpaksa saya blokir (block). Tetapi masih ada sajaaa yang nelpon... 😅

Karena kesabaran saya sudah habis, saya hubungi admin Home Credit di Twitter. Data-data yang diminta sudah saya berikan, saya juga sudah menjelaskan kalau yang berhutang itu bukan saya, melainkan pengguna kartu AS sebelumnya. Saya baru mengaktifkan nomor ini bulan Februari 2022 kemarin.

Oh iya, saya juga sempat bertanya ke pihak Home Credit tentang berapa nominal hutang yang menunggak. Seingat saya, nominalnya sebesar 28 juta rupiah. Besar sekali, pikir saya.

Pengalaman Diteror Home Credit karena Mengganti No HP Bekas Pakai

Sekian berbulan-bulan lamanya, tepat tanggal 16 september 2022, saya masih diteror oleh pihak Home Credit berulang-ulang kali. Tetap dengan pendirian saya yakni blokir semua nomor panggilan asing yang masuk ke ponsel saya. Saya tidak peduli dengan hutang tersebut karena bukan saya yang berhutang.

Dear, Telkomsel...


Ketika sebuah nomor telepon sudah diblokir karena masa tenggangnya sudah tidak diperpanjang lagi, mohon dimatikan secara permanen. Jangan diberikan kesempatan lagi untuk diaktifkan ulang (re-active) oleh pengguna lain. Begini jadinya. Saya yang kena batunya.

Sebelumnya, saya juga sudah melaporkan masalah ini ke telkomsel lewat Twitter. Jawabannya? Template. Bahkan, dengan entengnya menyuruh saya untuk memblokir semua panggilan asing yang masuk. Ok, Baik.

Update: 18/10/2022


Entah karena banyaknya pengguna yang melaporkan kejadian yang serupa atau bagaimana, kawan-kawan tahu apa yang disolusikan oleh pihak Telkomsel?


Mereka menawarkan pelayanan dan jasa fitur No Spam dengan biaya mingguan dan bulanan! Logikanya, berarti mereka BISA mengatasi masalah yang saya alami di atas tapi malah angkat tangan, tidak mau susah, jawabannya template di Twitter, bahkan dibisniskan. Tapi demi CUAN, semuanya diduitin. Wkwkwk lawak badut. Termasuk kapitalis ya gak sih?

Dear, Home Credit...


Saya tahu, itu hak kalian untuk menagih hutang dari nasabah kalian. Itu uang kalian. Tapi tolong, jangan terlalu membabi-buta. Gunakan akal sehat. Tengah malam yang seharusnya saya gunakan untuk beristirahat, malah terganggu karena nada dering panggilan dari petugas kalian.

Akhir kata, saya tidak peduli.
Arief Ghozaly
Arief Ghozaly Blogger, Komputer, SEO, Xiaomi POCO, ThinkPad & Pecco #63. https://www.ariefghozaly.web.id/.

1 komentar untuk "Pengalaman Diteror Home Credit karena Mengganti No HP Bekas Pakai"

Silakan berkomentar menggunakan akun Google, Anonim atau Nama (URL). No Spam, Please... Komentar spam tidak akan dipublikasikan 😊

Kontes Lomba Blog
Kontes Lomba Blog